GURU SMAN 3 SUKADANA

Kepala Sekolah, Guru, beserta Staf di SMA Negeri 3 Sukadana Tahun Pelajaran 2021/2022

GURU SMAN 3 SUKADANA

Kepala Sekolah, Guru, beserta Staf di SMA Negeri 3 Sukadana Tahun Pelajaran 2018/2019

PPK SMAN 3 SUKADANA

Gerakan Mencium Tangan Orang Tua Sebelum Berangkat dan Setelah Pulang Sekolah

HINDARI NARKOBA

NARKOBA, Membunuh Anak Negeri, Memusnahkan Generasi

STRUKTUR ORGANISASI SMAN 3 SUKADANA

Tahun Pelajaran 2017/2018

VISI MISI

Visi dan Misi SMA Negeri 3 Sukadana

GURU SMAN 3 SUKADANA

Kepala Sekolah, Guru, beserta Staf di SMA Negeri 3 Sukadana Tahun Pelajaran 2022/2023

PERINGATAN HUT KE-77 REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2022

Dewan guru SMA Negeri 3 Sukadana pada saat Peringatan HUT RI 2022

PERESMIAN SMAN 3 SUKADANA

Dewan guru bersama Siswa-siswi SMA Negeri 3 Sukadana pada saat Peresmian di Teluk Batang

SMA NEGERI 3 SUKADANA

Rabu, 07 Desember 2022

Ucapan Terimakasih Pelaksanaan Penilaian Akhir Semester Ganjil berjalan lancar

Assalamualaikum Wr. Wb.

Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji dan syukur ke Hadirat Allah SWT, karena atas Taufik, Hidayah, serta Ridha-Nya atas segala nikmat yg telah dilimpahkan kepada kita semua, dan atas Izin-Nya juga kita dapat melaksanakan serangkaian kegiatan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil yg berjalan dengan sukses dan lancar sesuai harapan kita bersama. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kepada kita semua kekuatan lahir dan batin serta memberikan petunjuk dan menuntun kita semua dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan berikutnya. Aamiiin.

Tak terasa, pada hari ini, kita semua warga SMA Negeri 3 Sukadana akan melaksanakan Penilaian Akhir Semester (PAS) Ganjil di hari terakhir, Rabu (07/12/2022). Ucapan Terima kasih yang sebesar-besarnya untuk semua pihak atas partisipasinya yang sangat besar, yang telah mendukung demi terlaksananya kegiatan kita ini. Untuk semua bapak/ibu yang terlibat, yang sudah bekerja keras dalam melaksanakan tugasnya sehingga jalannya PAS Ganjil tahun ini berjalan aman, lancar dan tertib. Baik panitia, pengawas, peserta didik maupun seluruh warga SMANTANA telah berkolaborasi bersama serta berusaha semaksimal mungkin memberikan kontribusinya masing-masing agar pelaksanaan PAS ini dapat berjalan dengan jujur, aman serta bersinergi satu sama lain. Semoga menghasilkan sesuatu seperti yang kita harapkan. 

Terimakasih banyak untuk para pengawas, atas partisipasinya membimbing dan mengawasi peserta didik dalam mengerjakan Penilaian Akhir Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2022/2023. Pengawas Penilaian Akhir Semester Ganjil yang ditugaskan telah melaksanakan tugas dengan maksimal pada kegiatan ini, Terima kasih sekali lagi karena telah bekerja sama dalam menciptakan suasana PAS yang kondusif sehingga tidak ada sesuatu peristiwa yang dapat mengganggu proses PAS, semoga kerja serta amal ibadah kita semua mendapatkan balasan yang setimpal dari Allah SWT. Juga tidak lupa kami ucapkan terima kasih kami kepada Panitia Penilaian Akhir Semester Ganjil yang telah memenuhi harapan kami. Alhamdulillah, saya sampaikan selamat buat seluruh panitia atas kerja keras dan sumbangsih yang telah dilakukan dalam penyelenggaraan kegiatan yang berjalan dengan sukses dan lancar. Kendala, masalah, serta kejadian-kejadian kecil dalam suatu kegiatan merupakan hal yang wajar, namun panitia selalu menemukan solusi yang membuat kegiatan ini tetap berjalan sesuai dengan rencana sebelumnya.

Saya juga mengucapkan, mohon maaf kepada Bapak/Ibu pengawas apabila ada yang kurang berkenan selama Bapak/Ibu mengawas PAS ini. Mohon maaf juga untuk para panitia jika dalam pelaksanaan PAS ini banyak sekali tugas yang diberikan serta dukungan yang kurang maksimal sehingga menghambat kinerja panitia sekalian. Mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila selama pelaksanaan PAS ini ada kesalahan-kesalahan baik itu yang disengaja maupun tidak disengaja.

Semoga setelah kegiatan ini kita semua diberikan kekuatan serta kekompakan untuk terus melaksanakan kegiatan lain secara bersama-sama dengan penuh semangat gotong-royong. Dan kita semua berharap agar semua peserta didik meraih kesuksesan dan keberhasilan dalam memperoleh nilai yang terbaik, bisa menjadi anak yang berguna baik bagi keluarganya maupun bagi orang banyak. (ArKus)

Sabtu, 26 November 2022

Pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS SMAN 3 Sukadana T.P. 2022/2023.

 Ibu Erik Yuniastuti, M.Pd menyampaikan Materi Leadership
Smantana (26/11/22) - Latihan dasar kepemimpinan atau yang biasa disebut dengan LDK adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk melatih dan membangun jiwa kepemimpinan anggota baru dari suatu organisasi maupun kelompok. Kegiatan ini melatih fisik dan juga mental seseorang. Namun dari kedua hal tersebut, mental yang lebih menantang. Terdapat 3 hal yang dapat mempengaruhi mental peserta untuk menjadi lebih baik lagi selama melaksanakan LDK, diantaranya adalah : Kedisiplinan, Rasa solidaritas dan Bertanggung jawab.

Senin, 21 November 2022

Penempatan PPPK kategori P2 dan P3

Alur Seleksi P2 dan P3


Dalam seleksi PPPK guru tahun 2022 mungkin masih ada kekhawatiran dari pelamar prioritas 2 (P2) dan pelamar prioritas 3 (P3) yang tidak ada formasi di sekolah induknya. Adapun yang dimaksud sekolah induk adalah satuan pendidikan tempat P2 dan P3 bekerja hingga saat ini mengikuti pendaftaran PPPK guru tahun 2022.

Jumat, 18 November 2022

Peserta didik SMAN 3 Sukadana mengikuti Try Out SNBT


Jumat, 18 November 2022, sebanyak 21 orang peserta didik kelas XII mengikuti Try Out SNBT yang diselenggarakan oleh EduPrime bekerja sama dengan Disdik Kalbar.

“TO hari ini berjalan dengan lancar, cuma kendala tadi sempat padam listrik sebentar, tapi bisa diatasi dan berlanjut sampai waktu selesai”, ungkap Ardi Kusnadi, S.Pd. selaku Waka. Kurikulum yang juga bertugas sebagai proktor di kegiatan Try Out SNBT ini.

Untuk diketahui bersama, tahun 2023 pelaksanaan Seleksi Tertulis Masuk Perguruan Tinggi akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun-tahun sebelumnya soal-soal berbasis mata pelajaran, maka tahun ini lebih ke kemampuan penalaran dan logika peserta didik. Peserta didik kelas XII tidak dituntut menghafal pelajaran dalam tes ini tapi lebih menekankan kepada kemampuan berpikir secara umum.

“Setidaknya TO SNBT ini bisa menjadi pengenalan untuk tes sesungguhnya tahun depan, dan juga sebagai alat peserta didik untuk mengukur kemampuan serta evaluasi diri”, tambah Ardi Kusnadi.

Pria kelahiran 7 Januari 1989 ini menambahkan bahwa sebenarnya kuota per sekolah itu adalah 40 orang tapi yang mendaftar ikut hanya 21 Peserta didik. 21 peserta didik tersebut adalah siswa/i yang menyatakan berminat kuliah atau masih ada keragu-raguan untuk kuliah.

21 Peserta Try Out SMAN 3 Sukadana mengerjakan 80 soal dalam waktu 100 menit. Adapun Try Out SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes) ini terbagi menjadi 4 Subtes yakni Potensi Kognitif, Penalaran Matematika, Literasi Bahasa Indonesia dan Literasi Bahasa Inggris.

Diwawancarai setelah melakukan TO, salah satu peserta bernama Tuti Wulandari dari Kelas XII IPS berkata, "agak menegangkan Pak, terutama pada saat listrik padam".

“Sangat bermanfaat pak, setidaknya ada gambaran tentang pengerjaan soal-soalnya”, kata Apnur Halip kelas XII MIPA ketika ditanya apakah tes ini bermanfaat baginya.

Dihubungi terpisah, Kepala SMAN 3 Sukadana, Erik Yuniastuti menyatakan rasa terimakasihnya kepada Eduprime dan Disdik Kalbar karena telah menyelenggarakan Tryout SNBT ini.

“Terimakasih atas kerjasamanya dalam memberikan kesempatan kepada siswa-siswa kami untuk melaksanakan TO SNBT ini. Ini merupakan pengalaman berarti dan semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut ke depannya,” tutup Kepala Sekolah kelahiran 13 Juni 1981 itu. (ArKus)

Kamis, 03 November 2022

BANTARA PERTAMA, ASA SMANTANA.

 

Semangat ya nak! Moga bisa berbakti kpd orang tua dan sekolah

    Sejak 2014 silam, kepramukaan di SMANTANA mengalami pasang surut umpama air di pantai Pulau Datok. Dengan beragam faktor mulai dari keterbatasan tenaga pelatih, kurangnya kualifikasi koordinator, kurangnya antusias siswa, kesulitan manajemen waktu, kurangnya sarana prasarana, pandemi COVID 19 dan lain sebagainya. Meski perih, penulis menilai bahwa hingga saat ini kepramukaan SMANTANA belum mencapai tingkat pengorganisasian yang matang seperti seharusya.

Kak Chandra memberikan arahan

    Apakah 2022 ini merupakan momentum untuk kebangkitan KEPRAMUKAAN SMANTANA? Jelas penulis mengharapkan jawaban "iya" atas pertanyaan tersebut. "kita optimis, bisa lebih baik dari sebelumnya dalam pengorganisasian dan manajemen KEPRAMUKAAN SMANTANA. Apalagi kita dibimbing langsung oleh bapak Wiryo Suralim atau yang biasa dikenal dengan sapaan Kak Yo' yang telah lama malang melintang di dunia KEPRAMUKAAN ", tutur bapak Chandra Mulyadi selaku koordinator KEPRAMUKAAN SMANTANA. Beliau juga mengatakan bahwa kita banyak terbantu oleh sahabat-sahabat kita yang ada di SMAN 1 SUKADANA & SMKN 1 SUKADANA. 

Salah satu tahapan prosesi pelantikan (tampak dari sisi belakang)

    Satu diantara langkah awal kita dalam berbenah  adalah berhasilnya melaksanakan pelantikan BANTARA pertama pada 29 Oktober 2022. Bertempat di aula SMANTANA, rangkaian upacara pelantikan tersebut berlangsung dari sekitar pukul 07.00 - 11.00 WIB. Terdapat 6 putra dan 7 putri yang dilantik pada momen tersebut. Mereka adalah Kelpin, M.Taufik, Apnur, Sahidin, Budi, Ilham, Avil, Nursi, Tuti, Ica, Dewi dan Ragil. 

    Mungkin bagi sekolah yang telah matang dalam KEPRAMUKAAN, hal ini terlalu biasa. Namun, tidak untuk KEPRAMUKAAN kita. It's a very special moment guys! bagaimana tidak! Untuk melaksanakan pelantikan kita memerlukan tim pelantik dari luar yang notabene sudah memiliki kesibukan kerja masing-masing. Sesuai aturan bahwa yang bisa melantik haruslah orang yang memiliki kulifikasi tertentu dalam dunia KEPRAMUKAAN. Setidaknya kami harus menyatukan jadwal 7 orang dari tim pelantikan. Itulah sebabnya mengapa pelantikan ini bisa tertunda dari semester yang lalu. 

Foto Bersama Tim Pelantik

    Semangat siswa yang dilantik memang luar biasa. Persiapan telah dilakukan mulai dari seleksi tanggal 14 oktober, yang dilanjutkan dengan PERSARI tanggal 21 Oktober hingga gladi pada 28 Oktober kemarin. 

 

Persiapan konsumsi tamu dan peserta
    Melalui tulisan ini kami dari kepramukaan SMANTANA, mengharapkan doa dan dukungan dari semua pembaca agar KEPRAMUKAAN ini bangkit dan lebih maju lagi. (CM87)

Senin, 31 Oktober 2022

SMANTANA MELAJU KE SEMIFINAL USAI TUMBANGKAN SDN 03 SUKADANA

Skuad T-VOSA SMANTANA yang berhasil masuk ke semifinal
Tim SMANTANA dipastikan melaju ke semifinal voli mix  usai menekuk SDN 03 SUKADANA pada babak 8 besar, Senin (31/10/2022). Dalam laga yang dihelat di Lapangan Voli SMP Negeri 1 Sukadana, tim yang dikepalai oleh bu Erik Yuniastuti itu menang 2-0.

Pada awal set pertama, SDN 03 Sukadana sempat memberikan perlawanan ketat pada tim voli SMANTANA. Walau demikian, Pak Mardiansyah dan rekan-rekan sukses menyudahi set awal dengan skor 25-21.

Selepas unggul 1-0, skuad SMANTANA mulai bertarung di set kedua. Pertarungan ketat justru terjadi pada set kedua ini. Tim voli SDN 03 Sukadana berbalik memimpin hingga skor 24-23. Servis penentuan yang dilakukan oleh bu Erik Yuniastuti menjadi penentu, apakah set kedua akan dimenangkan oleh SDN 03 Sukadana dengan skor 25-23 atau malah membuat skor menjadi imbang 24-24 dan terpaksa dilanjutkan ke deuce (jus).

Lihatlah betapa tegangnya bu Eka pada set kedua ini

Situasi deuce atau seri dalam olahraga sudah jamak terjadi, terutama dalam pertandingan resmi yang melibatkan tim-tim dunia. Deuce bisa menandakan pertandingan yang ketat diantara kedua tim. Dalam bola voli, situasi seri baru bisa dikategorikan sebagai deuce jika angka seri telah mendekati batas angka akhir dalam skor satu set.

Dalam pertandingan bola voli, situasi deuce baru berlaku saat kedua tim mencapai angka atau poin 24 atau 25 dalam satu set. Jadi skor menjadi 24-24 atau 25-25. Dalam situasi seperti ini, maka hal yang dilakukan untuk menentukan pemenang pertandingan adalah dengan melanjutkan pertandingan hingga muncul tim yang memiliki angka lebih unggul dan pemenang ditentukan jika salah satu tim dapat unggul dua angka atau poin dari tim lawan.

Para pendukung SMANTANA yang membuat keadaan semakin meriah
Dan tak dipungkiri lagi, skor menjadi imbang 24-24 dan berlanjut ke deuce. Menariknya, sempat terjadi drama pada set ini, ketika skor menunjukkan 24-24. SDN 03 Sukadana nyaris menang selepas wasit memberikan poin untuk tim tersebut. Dalam skor deuce inilah pertandingan semakin alot, dari 25-25, lanjut ke 26-26, dan 27-27. Pertandingan semakin mendebarkan karena perlawanan yang sangat sengit terjadi di lapangan yang berakibat sampai deuce 4x. 

Sayangnya, skuad SDN 03 Sukadana gagal mengejar ketertinggalan. SMANTANA mengakhiri set kedua dengan kemenangan 29-27, memupus harapan skuad SDN 03 Sukadana untuk melanjutkan permainan menuju set penentuan atau Rubber Game. Skuad SMANTANA berhasil memenangkan kedua set.

Skor set kedua yang begitu alot

Atas hasil ini, SMANTANA dipastikan melenggang ke semifinal voli mix pada Rabu (2/11) mendatang. Skuad arahan bu Erik Yuniastuti akan bertemu pemenang 8 besar lainnya yang melibatkan SMAN 1 Sukadana (B) vs SMAN 2 Sukadana. (ArKus)

Sabtu, 29 Oktober 2022

RAIH 2 KEMENANGAN BERUNTUN, LANGKAH SEMAKIN ELEGAN


    Berjuang di bawah terik matahari ternyata tidak melunturkan semangat dan bedak bu Erik, Heni, Eka dan Susi dalam berjuang mempersembahkan yang terbaik bagi SMANTANA. Di dukung dengan kepaduan punggawa putra yakni Pak Mardi, Ardi K, Dian dan Oji memberikan hasil yang terbaik yang bisa dipersembahkan buat para fans. 

    Sabtu (29 Oktober 2022) T-VOSA (Tim VOli SmantanA) meraih kemenangan keduanya setelah berhasil menaklukan tim voli dari SDN 16 Tambak Rawang. Lawan kali ini bukan kaleng-kaleng guys!! Berlangsung di Lapangan Voli SMPN 1 Sukadana pada pukul 14.00 WIB, laga berlangsung begitu panas. Kedua tim saling beradu skill, namun berkat kesolidan dan susah payah tim akhirnya T-VOSA merebut set pertama dengan skor 25 - 21. Keseruan pertandingan berlanjut di set kedua dengan diakhiri skor yang sama yakni 25 untuk T-VOSA dan 21 untuk lawan. Pak Ardi K, juga menuturkan bahwa tim sangat bersyukur dengan Smash yang berhasil dilakukan bu Eka.

Lihat sobat, betapa panasnya cuaca saat itu. Terbaiklah T-VOSA!

    Ya ampun sobat!!😱. emang rugi kalau tidak ikut nonton. Dari skor saja sudah terlihat saling kejar. "Bu Eka yang buat menang nih" tutur Bu Hesti yang menyaksikan pertandingan secara live untuk menghibur seluruh punggawa T-VOSA setelah berpanas ria ditengah lapangan dan dibawah tekanan lawan. Salah satu punggawa juga memberikan komentar terkait kemenangan saat pertandingan pertama yang lalu, dimana T-VOSA terpaksa diseret ke set ketiga karena kedua tim bisa memenangi masing-masing 1 set. Pertandingan pertama saat itu mempertemukan tim kesayangan kita dengan tim dari SDN 5 Sukamaju pada Kamis (27 Oktober 2022) lalu. Lawan yang cukup tangguh.  

Selebrasi kemenangan pertama

 Bersamaan dengan kabar gembira ini, kami izin menyampaikan sedikit informasi bahwa dalam perjalanan pulang dari Lapangan, bu Erik terjatuh saat mengendarai sepeda motor di area jalan penuh lubang (Pasar Gemuruh, Sukadana). Telah dikonfirmasi bahwa beliau mengalami lebam pada kaki dan beberapa kerusakan pada motor. Kita doakan sama-sama yuk, semoga kepala sekolah kita yang selalu bersemangat ini, segera diberikan kesembuhan, sehingga bisa lanjut bermain pada game berikutnya. (CM87)  

Senin, 24 Oktober 2022

SIAP BANTARA!

 


    Semanjak diguyur hujan sejak malam harinya. Perasaan khawatir menyelimuti para peserta. Harap-harap cemas akankah bisa melaksanakan PERSARI pertama setelah 3 tahun duduk di bangku SMA. Persiapan yang matang telah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya. Keesokan harinya, tibalah saat pelaksanaan yang dinanti, kondisi cuaca tergolong mendung, namun ternyata tidak melunturkan antusias peserta sama sekali. Melihat kondisi lapangan yang tergenang air hujan, peserta malah semakin bersemangat. 

    Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan untuk pelaksanaan pelantikan PENEGAK BANTARA pertama yang ada di pangkalan SMANTANA. Terdapat 13 orang calon BANTARA yang mengikuti kegiatan ini dengan sukarela tanpa paksaan. Kak Chandra menjelaskan bahwa proses terpilihnya 13 orang ini dimulai dari pendaftaran dan izin orang tua. Tidak ada pilih kasih atau tindakan yang tidak jujur lainnya.

    Jum'at 21/Okt/2022, sekitar pukul 07.00 pagi, peserta mulai berkumpul di halaman tengah SMANTANA. Kegiatan diawali dengan berdoa bersama. Setelah berdoa, kakak pembina mulai melakukan cek kelengkapan peserta. Pada saat itu, peserta terlihat belum siap dan tidak fokus, sehingga diberikan aktivitas pemanasan. 

    Keseruan mulai terasa ketika para peserta harus menyelesaikan misi pertama di pos pertama. Kak Dithian bertugas pada pos ini. Peserta harus menjaga kekompakan, kerjasama, fokus, keseimbangan, ketenagan dan tentunya tidak takut basah. Peserta yang dibagi menjadi 3 kelompok harus memindahkan air dari orang pertama di depan, kemudian berlanjut ke orang kedua hingga orang paling belakang dengan misi air tersebut tidak boleh tertumpah. 

 
    Keseruan semakin bertambah di Pos kedua oleh kak Reco, dengan halang rintang yang memerlukan keberanian dan tidak takut kotor. Tantangannya adalah melewati tali tanpa boleh tersentuh bagian tubuh dan pakaian peserta. Tanpa diduga, kemampuan peserta sungguh luar biasa. Kotor bukanlah hal bisa menggoyahkan semangat mereka. Satu per satu berhasil melewati halangan dengan saling membantu. 

    Halang rintang terakhir pada pagi itu adalah ide dari Kak Alfarizi selaku penjaga pos. Tantangannya adalah melewati genangan air dengan berjalan diatas bambu. Keseimbangan dan kerjasama merupakan hal paling penting yang diperlukan dalam menyelesaikan misi ini. Setelah beberapa kali gagal, peserta mampu mengamati dan berinisiatif mencari solusi. Panitia selalu memberikan opsi keringanan kepada para peserta, barangkali ada peserta yang tidak menyanggupi untuk melewati tantangan yang diberikan. Tapi ternyata semua tantangan berhasil disikat oleh para peserta. 



  Setelah berhasil melintasi 3 halang rintang, para peserta berlanjut ke tantangan berikutnya yang semakin asyik, yaitu pendirian tenda. Tenda tidak boleh sembarang berdiri, karena tenda tersebut yang akan menjadi tempat istirahat dan makan siang peserta di masing-masing kelompok. Kali ini dinamika kelompok semakin terlihat. Adu argumen dan kecepatan membuat susana semakin seru. Dalam kondisi basah dan dikejar waktu, peserta harus berpikir, bergerak secepat mungkin agar tenda berdiri tepat waktu. "Kekurangan bahan? pikirkan sendiri".

    Setelah tenda siap, berikutnya adalah waktu untuk tantangan memasak. Peserta tidak akan makan siang, kecuali dengan masakan yang mereka masak sendiri. Upss sebentar guys! lupakan kompor gas, panci dan cooking utensils lainnya. Peserta harus belajar untuk bertahan hidup, dengan memasak dari bahan dan alat yang ada. Tungku mulai disusun dari batu, kayu bakar mulai dipilih yang kering. Kami sangat bersyukur, cuaca sangat mendukung seluruh kegiatan terutama tantangan memasak. 

    Sekitar pukul 11.00 WIB, para peserta putra wajib mandi sebersih-bersihnya karena akan melaksanakan ibadah sholat Jum'at di Mesjid Semanjak, sedang yang putri melaksanakan sholat Zuhur di sekolah. Sekitar 2 jam waktu yang diberikan panitia untuk ISHOMA (Istirahat, Sholat dan makan), dimanfaatkan oleh peserta untuk menyantap hidangan hasil jerih payah sendiri. Lupakan sejenak sayur dan lauk lezat yang ada di rumah, karena peserta harus belajar bertahan hidup dan mensyukuri apa yang ada dari hasil usaha sendiri. 


    Setelah istirahat sejenak, Kakak Pembina mulai mengumpulkan kembali peserta. Kali ini kegiatannya adalah bakti sosial. Ini merupakan simulasi untuk kecakapan membangun dan berbakti pada masyarakat. Peserta Putra bergotong royong membangun lantai tempat wudhu pria, sedang yang putri membersihkan tempat wudhu perempuan. 


    Sambil menunggu waktu sholat ashar tiba, para peserta putri memanfaatkan waktu untuk mengasah kecakapan tentang semaphore yang di dampingi oleh kak Sari. Tiba saatnya sholat Ashar, semua peserta dan panitia sholat berjama'ah di aula SMANTANA. Setelah sholat, kegiatan berikutnya adalah simulasi terkait prosesi adat pelantikan Bantara. Ini merupakan pertama kalinya para peserta diberikan gambaran tentang adat pelantikan. Pada sesi ini, Kak Yo' selaku Pelatih Utama Pramuka SMANTANA, terjun secara langsung untuk membimbing. 

 Sekitar pukul 16.00 WIB, saatnya momen keakraban antara peserta dan panitia. Sesi ini dibuat lebih santai untuk melepas lelah seharian sambil menikmati bubur kacang hijau yang di sajikan oleh kak Heni. 
    Demikianlah cerita kami dari calon Bantara SMANTANA. Kami memohon doa sahabat semua,agar proses pelantikan nanti berjalan sesuai yang diharapkan. Pesan kami kepada adik adik kelas, Jangan Takut dan Jangan malas PRAMUKA. Banyak hal yang seru dan bermanfaat yang bisa kita dapatkan di Kepramukaan. Salam Pramuka ! (CM87)








Kamis, 20 Oktober 2022

NASEHAT BU ERMA



    Siapa yang tidak mengenali ibu Erma di SMANTANA, beliau adalah sosok yang sangat baik, ramah,dan lemah lembut dan akrab di mata siswa. Nah pada pembiasaan 18 Oktober lalu beliau memberikan nasehat kepada para siswa. Kali ini penulis berkesempatan untuk mencoba tugas pertama sebagai anggota program TULUS untuk menuliskan apa yang sudah di sampaikan oleh bu Erma. Beliau juga banyak sekali berbagi hadiah kepada siswa yang sangat semangat dan aktif untuk menjawab pertanyaan yang diajukan. Sobat, berikut yang bisa saya rangkum.

DAMPAK POSITIF PENGGUNAAN SMARTPHONE BAGI SISWA
    Smartphone atau yang biasa kita kenal dengan handphone merupakan alat telekomunikasi elektronik dua arah yang bisa di bawa kemana mana dan memiliki kemampuan untuk mengirimkan pesan berupa suara maupun tulisan. Pengertian tersebut merupakan pengertian handphone secara umum dalam keseharian kini manusia hampir tidak bisa lepas dari handphone.

 Berikut damapak positifnya ya sobat: 
  1. Memudahkan untuk berkomunikasi misalnya digunakan dalam grup informasi dari wali kelas ada dalam grup,
  2. Sebagai media huliburan seperti mendengarkan musik, 
  3. Meningkatkan pengetahuan, 
  4. Meningkatkan kenyamanan dalam belajar,
  5. Tersedianya teknologi yang canggih
  6. Mempertahankan kemampuan untuk mengginggat,karena dengan adanya aplikasi,
  7. Kemampuan untuk mengatur waktu contoh :alarm untuk menggingatkan waktu.
    Demikian rangkuman yang dapat saya tuliskan pada kesempatan ini, saya selaku penulis meminta maaf jika ada kekurangan dan ada salah ketikan. Kami dari tim TULUS, meminta dukungan dari sobat SMANTANA agar bisa menjadi lebih baik dalam menyajikan bacaan bagi sobat semua. (IRNI YASNI) 
 
Tentang penulis
Nama     : Irni Yasni
TTL         : Pelerang, 23 Agustus 2005
Hobi        : Olahraga dan memasak
Kalimat motivasi:
Cita cita bukan seberapa tinggi dan seberapa besar tapi seberapa keinginanmu untuk meraihnya dan mengejarnya setinggi langit!


Rabu, 19 Oktober 2022

STOP BULLYING !!

A. Pengertian Bullying

Bullying adalah salah satu bentuk dari perilaku agresi dengan kekuatan dominan pada perilaku yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan mengganggu anak lain atau korban yang lebih lemah darinya. Victorian Departement of Education and Early Chilhood Development mendefinisikan bullying terjadi jika seseorang atau sekelompok orang mengganggu atau mengancam keselamatan dan kesehatan seseorang baik secara fisik maupun psikologis, mengancam properti, reputasi atau penerimaan sosial seseorang serta dilakukan secara berulang dan terus menerus. Terdapat beberapa jenis-jenis bullying. Bullying dapat berbentuk tindakan fisik dan verbal yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung.

Barbara Coloroso membagi jenis-jenis bullying kedalam empat jenis, yaitu sebagai berikut:

1. Bullying secara verbal; perilaku ini dapat berupa julukan nama, celaan, fitnah, kritikan kejam, penghinaan, pernyataan-pernyataan yang bernuansa ajakan seksual atau pelecehan seksual, terror, surat-surat yang mengintimidasi, tuduhan-tuduhan yang tidak benar, kasak kusuk yang keji dan keliru, gosip dan sebagainya. Dari keempat jenis bullying, bullying dalam bentuk verbal adalah salah satu jenis yang paling mudah dilakukan dan bullying bentuk verbal akan menjadi awal dari perilaku bullying yang lainnya serta dapat menjadi langkah pertama menuju pada kekerasan yang lebih lanjut.

2. Bullying secara fisik; yang termasuk dalam jenis ini ialah memukuli, menendang, menampar, mencekik, menggigit, mencakar, meludahi, dan merusak serta menghancurkan barang-barang milik anak yang tertindas. Kendati bullying jenis ini adalah yang paling tampak dan mudah untuk diidentifikasi, namun kejadian bullying secara fisik tidak sebanyak bullying dalam bentuk lain. Remaja yang secara teratur melakukan bullying dalam bentuk fisik kerap merupakan remaja yang paling bermasalah dan cenderung akan beralih pada tindakan-tindakan kriminal yang lebih lanjut. 

3. Bullying secara relasional atau sosial; adalah pelemahan harga diri korban secara sistematis melalui pengabaian, pengucilan atau penghindaran. Perilaku ini dapat mencakup sikap-sikap yang tersembunyi seperti pandangan yang agresif, lirikan mata, helaan nafas, cibiran, tawa mengejek dan bahasa tubuh yang mengejek. Bullying dalam bentuk ini cenderung perilaku bullying yang paling sulit dideteksi dari luar. 

4. Bullying elektronik/cyber; merupakan bentuk perilaku bullying yang dilakukan pelakunya melalui sarana elektronik seperti komputer, handphone, internet, website, chatting room, e-mail, SMS dan sebagainya. Biasanya ditujukan untuk meneror korban dengan menggunakan tulisan, animasi, gambar dan rekaman video atau film yang sifatnya mengintimidasi, menyakiti atau menyudutkan.


B. Sebab-sebab dan Dampak Negatif Bullying

Berikut sebab-sebab munculnya perilaku bullying:

1. Bullying terjadi karena tradisi turun temurun dari senior.

2. Keinginan untuk balas dendam karena dulu pernah mendapatkan perlakuan yang sama. 

3. Perasaan ingin menunjukkan kekuasaan dan kekuatan (superior).

4. Kecewa karena orang lain tidak berperilaku sesuai dengan diharapkan.

5. Dorongan untuk mendapatkan kepuasan.

6. Dianggap menghina atau mengganggu kelompok tertentu (gank).


Berikut dampak negatif bullying bagi orang yang menjadi korban:

1. Terganggu fisiknya seperti cedera, terluka, sakit, dan sebagainya.

2. Tertekan psikisnya (kejiwaannya) seperti takut, cemas, rasa tidak nyaman, resah, tertekan dan gejala tekanan psikis lain.

3. Pergaulan sosial terganggu, seperti minder, menyendiri, grogi, pendiam dan tertutup. 

4. Terganggu prestasi belajarnya seperti nilai jelek, tidak konsentrasi belajar, lupa mengerjakan tugas, sampai menurunnya rangking atau tidak naik kelas.

Efek dari bullying di Sekolah

Penindasan memiliki efek jangka panjang pada korban dan si penindas itu sendiri. Untuk korban, perlakuan itu merampas rasa percaya diri mereka. Untuk pelaku bullying, efeknya adalah menjadi kebiasaan dan kenikmatan untuk meningkatkan ego mereka. Ketakutan dan trauma emosional yang diderita si korban dapat memicu kecenderungan untuk putus sekolah. Beberapa anak-anak yang terbiasa melakukan bullying di sekolah akhirnya dapat menjadi orang dewasa yang kejam atau penjahat.

Apa yang Perlu Diperhatikan...

Korban tidak akan mengeluh karena takut menerima reaksi dari si pengganggu. Namun, mereka biasanya menunjukkan beberapa gejala seperti di bawah ini:

1. Kesulitan tidur.

2. Kesulitan menaruh perhatian di kelas atau kegiatan apapun.

3. Sering membuat alasan untuk bolos sekolah.

4. Tiba-tiba menjauhkan diri dari aktivitas yang disukai sebelumnya seperti naik bus sekolah atau mengunjungi tempat bermain.

5. Tampak gelisah, lesu dan putus asa terus-menerus.

C. Bagaimana Mencegah dan Melawan Bullying

Untuk mencegah agar kita tidak menjadi korban tindakan bullying antara lain yang dapat kita lakukan adalah:

1. Hindari membawa atau memakai barang-barang mahal atau uang yang berlebihan.

2. Jangan sendirian terutama di tempat sepi.

3. Hindari cari gara-gara dengan pelaku bullying.

4. Jangan berada di dekat dengan orang yang suka melakukan tindakan bullying atau berada di sekitar mereka.

5. Kenali dan perhatikan pelaku bullying.

6. Jangan ikut-kutan melakukan tindakan bullying dalam bentuk apapun.


Sedangkan untuk melawan pelaku bullying kita dapat mengambil sikap sebagai berikut:

1. Jadilah orang yang percaya diri dan tunjukkan ketahanan diri bahwa kita tidak mau mengganggu dan diganggu.

2. Bersikap tenang saat ada yang mengganggu.

3. Jangan biarkan emosi terpancing.

4. Jika melihat ada teman yang menjadi korban, maka tolonglah korban dan laporkan.

5. Lakukan perlawanan diikuti dengan berteriak, lari atau tindakan apapun sambil mencari pertolongan.

6. Catatlah tempat, orang-orang yang terlibat dan jenis gangguan yang mereka lakukan, laporkan pada orang tua, guru atau pihak berwajib.


Terkait dengan bullying diatur dalam Pasal 76C UU No.35 Tahun 2014 yang berbunyi: Setiap Orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak.”

Sementara, sanksi pidana bagi orang atau pelaku kekerasan/peganiayaan yang melanggar pasal di atas ditentukan dalam Pasal 80 UU 35 tahun 2014:
(1) Setiap Orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 76C, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp72 juta.
(2) Dalam hal anak sebagaimana dimaksud pada ayat (1), luka berat, maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan/atau denda paling banyak Rp100 juta.
(3) Dalam hal Anak sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mati, maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp3 miliar.
(4) Pidana ditambah sepertiga dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat apabila yang melakukan penganiayaan tersebut orang tuanya.

LOKASI SMA Negeri 3 Sukadana

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA