GURU SMAN 3 SUKADANA

Kepala Sekolah, Guru, beserta Staf di SMA Negeri 3 Sukadana Tahun Pelajaran 2021/2022

GURU SMAN 3 SUKADANA

Kepala Sekolah, Guru, beserta Staf di SMA Negeri 3 Sukadana Tahun Pelajaran 2018/2019

PPK SMAN 3 SUKADANA

Gerakan Mencium Tangan Orang Tua Sebelum Berangkat dan Setelah Pulang Sekolah

HINDARI NARKOBA

NARKOBA, Membunuh Anak Negeri, Memusnahkan Generasi

STRUKTUR ORGANISASI SMAN 3 SUKADANA

Tahun Pelajaran 2017/2018

VISI MISI

Visi dan Misi SMA Negeri 3 Sukadana

GURU SMAN 3 SUKADANA

Kepala Sekolah, Guru, beserta Staf di SMA Negeri 3 Sukadana Tahun Pelajaran 2022/2023

PERINGATAN HUT KE-77 REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2022

Dewan guru SMA Negeri 3 Sukadana pada saat Peringatan HUT RI 2022

PERESMIAN SMAN 3 SUKADANA

Dewan guru bersama Siswa-siswi SMA Negeri 3 Sukadana pada saat Peresmian di Teluk Batang

SMA NEGERI 3 SUKADANA

Kamis, 22 Oktober 2026

Senin, 07 September 2026

Sistem Koloid

KELAS XII • FASE F • KIMIA

COllOID QUEST

Misi Menjelajahi Sistem Koloid

Masuki dunia partikel yang berada di antara larutan dan suspensi. Buka setiap level, pecahkan tantangan, analisis fenomena kehidupan sehari-hari, dan jadilah Colloid Master.

SISTEM
KOLOID
00

Masuk ke Laboratorium

Sebelum memulai perjalanan belajar, silakan isi identitasmu.

Selamat datang,
Perjalanan Belajar
XP: 0
01
Kenali
02
Pahami
03
Eksplorasi
04
Uji Pemahaman
05
Refleksi
01

Apa yang Akan Kita Pelajari?

Klik setiap kartu untuk melihat misi yang harus kamu kuasai.

01

Membedakan

Membedakan larutan, koloid, dan suspensi.

Buka misi →
02

Menganalisis

Menghubungkan gejala dengan sifat-sifat sistem koloid.

Buka misi →
03

Menjelaskan

Menjelaskan cara membuat koloid.

Buka misi →
04

Mengevaluasi

Mengevaluasi peranan koloid dalam kehidupan.

Buka misi →
02

Mari Kenali Konsepnya

Sistem dispersi dapat dibedakan berdasarkan ukuran partikel dan sifat campurannya.

LARUTAN Partikel sangat kecil < 1 nm Homogen dan tidak menghamburkan cahaya.
→
KOLOID Partikel menengah sekitar 1–100 nm Tampak homogen secara makroskopis, tetapi heterogen secara mikroskopis.
→
SUSPENSI Partikel besar > 100 nm Heterogen dan dapat mengalami pengendapan.
Hubungan sebab–akibat:
Ukuran partikel meningkat → interaksi partikel dengan cahaya meningkat → koloid dapat menunjukkan efek Tyndall → ketika partikel semakin besar, kestabilan menurun dan pengendapan semakin mudah terjadi.
03

Jelajahi Lebih Dalam

Ada empat level materi. Pelajari seluruh level untuk membuka tantangan Quiz.

LEVEL 1
K

Dunia Sistem Koloid

Kenali fase terdispersi, medium pendispersi, serta jenis-jenis koloid.

✓ Level diselesaikan
LEVEL 2
S

Sifat-Sifat Koloid

Tyndall, Brown, adsorpsi, elektroforesis, koagulasi dan dialisis.

✓ Level diselesaikan
LEVEL 3
P

Pembuatan Koloid

Pelajari metode dispersi dan kondensasi beserta contohnya.

✓ Level diselesaikan
LEVEL 4
!

Koloid di Sekitar Kita

Temukan contoh, fakta menarik, manfaat dan kesalahan konsep.

✓ Level diselesaikan
04

Coba Aku Uji!

Hadapi 20 tantangan: 10 mudah, 5 sedang, dan 5 HOTS.

Quiz masih terkunci.
Pelajari keempat level materi terlebih dahulu.
Pertanyaan 1 / 20 Skor: 0 / 100

MISI QUIZ SELESAI
0

05

Aktivitas Siswa

Gunakan konsep yang telah dipelajari untuk menganalisis fenomena di sekitar.

Misi 1 • Observasi Amati susu, air gula, dan air bercampur tanah atau contoh sejenis yang disediakan guru.
Misi 2 • Analisis Bandingkan kejernihan, kemampuan menghamburkan cahaya, kestabilan, dan kemungkinan terjadinya pengendapan.
Misi 3 • Diskusi Tentukan mana yang termasuk larutan, koloid, dan suspensi serta berikan alasannya.
Misi 4 • Kesimpulan Hubungkan hasil pengamatan dengan ukuran partikel dan sifat sistem dispersi.
06

Kesimpulan

1
Koloid adalah sistem dispersi.
Terdiri atas fase terdispersi dan medium pendispersi.
2
Ukuran partikel menentukan sifat campuran.
Koloid berada di antara larutan dan suspensi.
3
Koloid mempunyai sifat khas.
Efek Tyndall, gerak Brown, adsorpsi, elektroforesis, koagulasi dan dialisis.
4
Koloid dapat dibuat melalui dua prinsip utama.
Dispersi memperkecil partikel, sedangkan kondensasi memperbesar partikel dari tingkat molekul atau ion.
5
Koloid sangat dekat dengan kehidupan.
Makanan, kosmetik, obat, cat, pengolahan air dan pengendalian polusi memanfaatkan konsep koloid.
07

Refleksi Siswa

Tidak ada jawaban benar atau salah. Tuliskan refleksi belajar secara jujur.

Kamis, 03 September 2026

LMS Ikatan Kimia

LMS PEMBELAJARAN KIMIA

Halo, Siswa! 👋

Mari jelajahi dunia atom, elektron, dan ikatan kimia bersama-sama.

KELAS XI • FASE F
⚛
📚
Materi Ikatan Kimia dan Ikatan Kovalen
📝
Quiz 5 soal uji pemahaman
🎯
Tujuan Memahami konsep dan penerapan ikatan kimia
KELAS XI • FASE F

⚛️ Ikatan Kimia & Ikatan Kovalen

LMS Interaktif Kimia untuk memahami pembentukan, jenis, sifat, dan penerapan ikatan kimia.

01 Kenali 0%

👋 Selamat Datang!

Sebelum memulai pembelajaran, silakan isi identitas berikut.

🎯 Tujuan Pembelajaran

1
Memahami pembentukan ikatan

Menjelaskan pembentukan ikatan ion, kovalen, dan kovalen koordinasi.

2
Membedakan jenis ikatan

Menjelaskan perbedaan ikatan ion dan ikatan kovalen.

3
Memahami sifat senyawa

Mengidentifikasi karakteristik senyawa ion dan kovalen.

4
Menerapkan konsep

Menggunakan konsep ikatan kimia dalam soal dan kehidupan sehari-hari.

⚛️ Eksplorasi Ikatan Kimia

Ikuti alur pembelajaran berikut untuk memahami bagaimana atom berinteraksi melalui elektron hingga terbentuk ikatan kimia.

🔎 Alur Pembentukan Ikatan

⚛️
Atom
→
⚡
Elektron Valensi
→
🔄
Interaksi
→
🔗
Ikatan
→
🧪
Senyawa

🧠 Kenali Jenis Ikatan

⚡

Ikatan Ion

Terjadi melalui perpindahan elektron dari satu atom ke atom lainnya.

Inti konsep:

Atom yang kehilangan elektron membentuk ion positif (kation), sedangkan atom yang menerima elektron membentuk ion negatif (anion).

Kation dan anion kemudian mengalami gaya tarik elektrostatik.

Na → Na⁺ + e⁻
Cl + e⁻ → Cl⁻
Na⁺ + Cl⁻ → NaCl
🔗

Ikatan Kovalen

Terjadi ketika dua atom menggunakan pasangan elektron secara bersama.

Inti konsep:

Ikatan kovalen umumnya terjadi antaratom nonlogam melalui pemakaian bersama pasangan elektron.

H
+
H
Pemakaian bersama elektron
H—H
🎯

Kovalen Koordinasi

Pasangan elektron yang digunakan bersama berasal dari satu atom donor.

Inti konsep:

Pada ikatan kovalen koordinasi, kedua elektron dalam pasangan ikatan berasal dari satu atom.

Contoh konsep dapat ditemukan dalam pembentukan ion NH₄⁺.

NH₃ + H⁺ → NH₄⁺
⚖️

Ion vs Kovalen

Bandingkan mekanisme pembentukan kedua jenis ikatan tersebut.

Aspek Ion Kovalen
Elektron Transfer Pemakaian bersama
Umumnya Logam + nonlogam Nonlogam + nonlogam
Partikel Ion Molekul

💭 Coba Pikirkan

Jika atom ingin mencapai keadaan yang lebih stabil, apakah semua atom harus selalu memindahkan elektron?

Atau ada cara lain, yaitu menggunakan elektron secara bersama?

💡 Petunjuk:

Hubungkan pertanyaan tersebut dengan konsep ikatan ion dan ikatan kovalen.

📝 Uji Pemahaman

Soal terjawab: 0 dari 5

Jawablah lima pertanyaan berikut. Setelah memilih jawaban, sistem akan memberikan umpan balik otomatis.

1. Ikatan kovalen terbentuk karena...

2. Molekul H₂ memiliki ikatan...

3. Senyawa yang terbentuk dari pemakaian bersama elektron adalah...

4. Ikatan kovalen koordinasi terjadi ketika...

5. Pernyataan yang paling tepat tentang ikatan kovalen adalah...

🧩 Aktivitas Siswa

Diskusikan dengan temanmu atau lakukan pengamatan terhadap beberapa senyawa yang kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari.

Pertanyaan Aktivitas

Tuliskan contoh senyawa yang menurutmu memiliki ikatan ion atau kovalen dan jelaskan alasannya.

✍️ Refleksi Pembelajaran

LOKASI SMA Negeri 3 Sukadana

TERIMA KASIH ATAS KUNJUNGANNYA