![]() |
| Ibu Erik Yuniastuti, M.Pd menyampaikan Materi Leadership |
GURU SMAN 3 SUKADANA
Kepala Sekolah, Guru, beserta Staf di SMA Negeri 3 Sukadana Tahun Pelajaran 2021/2022
GURU SMAN 3 SUKADANA
Kepala Sekolah, Guru, beserta Staf di SMA Negeri 3 Sukadana Tahun Pelajaran 2018/2019
PPK SMAN 3 SUKADANA
Gerakan Mencium Tangan Orang Tua Sebelum Berangkat dan Setelah Pulang Sekolah
HINDARI NARKOBA
NARKOBA, Membunuh Anak Negeri, Memusnahkan Generasi
STRUKTUR ORGANISASI SMAN 3 SUKADANA
Tahun Pelajaran 2017/2018
VISI MISI
Visi dan Misi SMA Negeri 3 Sukadana
GURU SMAN 3 SUKADANA
Kepala Sekolah, Guru, beserta Staf di SMA Negeri 3 Sukadana Tahun Pelajaran 2022/2023
PERINGATAN HUT KE-77 REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2022
Dewan guru SMA Negeri 3 Sukadana pada saat Peringatan HUT RI 2022
PERESMIAN SMAN 3 SUKADANA
Dewan guru bersama Siswa-siswi SMA Negeri 3 Sukadana pada saat Peresmian di Teluk Batang
Sabtu, 26 November 2022
Pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) OSIS SMAN 3 Sukadana T.P. 2022/2023.
Senin, 21 November 2022
Penempatan PPPK kategori P2 dan P3
![]() |
| Alur Seleksi P2 dan P3 |
Jumat, 18 November 2022
Peserta didik SMAN 3 Sukadana mengikuti Try Out SNBT
“TO hari ini berjalan dengan lancar, cuma kendala tadi sempat padam listrik sebentar, tapi bisa diatasi dan berlanjut sampai waktu selesai”, ungkap Ardi Kusnadi, S.Pd. selaku Waka. Kurikulum yang juga bertugas sebagai proktor di kegiatan Try Out SNBT ini.
Untuk diketahui bersama, tahun 2023 pelaksanaan Seleksi Tertulis Masuk Perguruan Tinggi akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun-tahun sebelumnya soal-soal berbasis mata pelajaran, maka tahun ini lebih ke kemampuan penalaran dan logika peserta didik. Peserta didik kelas XII tidak dituntut menghafal pelajaran dalam tes ini tapi lebih menekankan kepada kemampuan berpikir secara umum.
“Setidaknya TO SNBT ini bisa menjadi pengenalan untuk tes sesungguhnya tahun depan, dan juga sebagai alat peserta didik untuk mengukur kemampuan serta evaluasi diri”, tambah Ardi Kusnadi.
Pria kelahiran 7 Januari 1989 ini menambahkan bahwa sebenarnya kuota per sekolah itu adalah 40 orang tapi yang mendaftar ikut hanya 21 Peserta didik. 21 peserta didik tersebut adalah siswa/i yang menyatakan berminat kuliah atau masih ada keragu-raguan untuk kuliah.
21 Peserta Try Out SMAN 3 Sukadana mengerjakan 80 soal dalam waktu 100 menit. Adapun Try Out SNBT (Seleksi Nasional Berbasis Tes) ini terbagi menjadi 4 Subtes yakni Potensi Kognitif, Penalaran Matematika, Literasi Bahasa Indonesia dan Literasi Bahasa Inggris.
Diwawancarai setelah melakukan TO, salah satu peserta bernama Tuti Wulandari dari Kelas XII IPS berkata, "agak menegangkan Pak, terutama pada saat listrik padam".
“Sangat bermanfaat pak, setidaknya ada gambaran tentang pengerjaan soal-soalnya”, kata Apnur Halip kelas XII MIPA ketika ditanya apakah tes ini bermanfaat baginya.
Dihubungi terpisah, Kepala SMAN 3 Sukadana, Erik Yuniastuti menyatakan rasa terimakasihnya kepada Eduprime dan Disdik Kalbar karena telah menyelenggarakan Tryout SNBT ini.
“Terimakasih atas kerjasamanya dalam memberikan kesempatan kepada siswa-siswa kami untuk melaksanakan TO SNBT ini. Ini merupakan pengalaman berarti dan semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut ke depannya,” tutup Kepala Sekolah kelahiran 13 Juni 1981 itu. (ArKus)
Kamis, 03 November 2022
BANTARA PERTAMA, ASA SMANTANA.
![]() |
| Semangat ya nak! Moga bisa berbakti kpd orang tua dan sekolah |
Sejak 2014 silam, kepramukaan di SMANTANA mengalami pasang surut umpama air di pantai Pulau Datok. Dengan beragam faktor mulai dari keterbatasan tenaga pelatih, kurangnya kualifikasi koordinator, kurangnya antusias siswa, kesulitan manajemen waktu, kurangnya sarana prasarana, pandemi COVID 19 dan lain sebagainya. Meski perih, penulis menilai bahwa hingga saat ini kepramukaan SMANTANA belum mencapai tingkat pengorganisasian yang matang seperti seharusya.
![]() |
| Kak Chandra memberikan arahan |
Apakah 2022 ini merupakan momentum untuk kebangkitan KEPRAMUKAAN SMANTANA? Jelas penulis mengharapkan jawaban "iya" atas pertanyaan tersebut. "kita optimis, bisa lebih baik dari sebelumnya dalam pengorganisasian dan manajemen KEPRAMUKAAN SMANTANA. Apalagi kita dibimbing langsung oleh bapak Wiryo Suralim atau yang biasa dikenal dengan sapaan Kak Yo' yang telah lama malang melintang di dunia KEPRAMUKAAN ", tutur bapak Chandra Mulyadi selaku koordinator KEPRAMUKAAN SMANTANA. Beliau juga mengatakan bahwa kita banyak terbantu oleh sahabat-sahabat kita yang ada di SMAN 1 SUKADANA & SMKN 1 SUKADANA.
![]() |
| Salah satu tahapan prosesi pelantikan (tampak dari sisi belakang) |
Satu diantara langkah awal kita dalam berbenah adalah berhasilnya melaksanakan pelantikan BANTARA pertama pada 29 Oktober 2022. Bertempat di aula SMANTANA, rangkaian upacara pelantikan tersebut berlangsung dari sekitar pukul 07.00 - 11.00 WIB. Terdapat 6 putra dan 7 putri yang dilantik pada momen tersebut. Mereka adalah Kelpin, M.Taufik, Apnur, Sahidin, Budi, Ilham, Avil, Nursi, Tuti, Ica, Dewi dan Ragil.
Mungkin bagi sekolah yang telah matang dalam KEPRAMUKAAN, hal ini terlalu biasa. Namun, tidak untuk KEPRAMUKAAN kita. It's a very special moment guys! bagaimana tidak! Untuk melaksanakan pelantikan kita memerlukan tim pelantik dari luar yang notabene sudah memiliki kesibukan kerja masing-masing. Sesuai aturan bahwa yang bisa melantik haruslah orang yang memiliki kulifikasi tertentu dalam dunia KEPRAMUKAAN. Setidaknya kami harus menyatukan jadwal 7 orang dari tim pelantikan. Itulah sebabnya mengapa pelantikan ini bisa tertunda dari semester yang lalu.
![]() |
| Foto Bersama Tim Pelantik |
Semangat siswa yang dilantik memang luar biasa. Persiapan telah dilakukan mulai dari seleksi tanggal 14 oktober, yang dilanjutkan dengan PERSARI tanggal 21 Oktober hingga gladi pada 28 Oktober kemarin.
![]() |
| Persiapan konsumsi tamu dan peserta |
Senin, 31 Oktober 2022
SMANTANA MELAJU KE SEMIFINAL USAI TUMBANGKAN SDN 03 SUKADANA
![]() |
| Skuad T-VOSA SMANTANA yang berhasil masuk ke semifinal |
Pada awal set pertama, SDN 03 Sukadana sempat memberikan perlawanan ketat pada tim voli SMANTANA. Walau demikian, Pak Mardiansyah dan rekan-rekan sukses menyudahi set awal dengan skor 25-21.
Selepas unggul 1-0, skuad SMANTANA mulai bertarung di set kedua. Pertarungan ketat justru terjadi pada set kedua ini. Tim voli SDN 03 Sukadana berbalik memimpin hingga skor 24-23. Servis penentuan yang dilakukan oleh bu Erik Yuniastuti menjadi penentu, apakah set kedua akan dimenangkan oleh SDN 03 Sukadana dengan skor 25-23 atau malah membuat skor menjadi imbang 24-24 dan terpaksa dilanjutkan ke deuce (jus).
![]() |
| Lihatlah betapa tegangnya bu Eka pada set kedua ini |
Situasi deuce atau seri dalam olahraga sudah jamak terjadi, terutama dalam pertandingan resmi yang melibatkan tim-tim dunia. Deuce bisa menandakan pertandingan yang ketat diantara kedua tim. Dalam bola voli, situasi seri baru bisa dikategorikan sebagai deuce jika angka seri telah mendekati batas angka akhir dalam skor satu set.
Dalam pertandingan bola voli, situasi deuce baru berlaku saat kedua tim mencapai angka atau poin 24 atau 25 dalam satu set. Jadi skor menjadi 24-24 atau 25-25. Dalam situasi seperti ini, maka hal yang dilakukan untuk menentukan pemenang pertandingan adalah dengan melanjutkan pertandingan hingga muncul tim yang memiliki angka lebih unggul dan pemenang ditentukan jika salah satu tim dapat unggul dua angka atau poin dari tim lawan.
![]() |
| Para pendukung SMANTANA yang membuat keadaan semakin meriah |
Sayangnya, skuad SDN 03 Sukadana gagal mengejar ketertinggalan. SMANTANA mengakhiri set kedua dengan kemenangan 29-27, memupus harapan skuad SDN 03 Sukadana untuk melanjutkan permainan menuju set penentuan atau Rubber Game. Skuad SMANTANA berhasil memenangkan kedua set.
![]() |
| Skor set kedua yang begitu alot |
Atas hasil ini, SMANTANA dipastikan melenggang ke semifinal voli mix pada Rabu (2/11) mendatang. Skuad arahan bu Erik Yuniastuti akan bertemu pemenang 8 besar lainnya yang melibatkan SMAN 1 Sukadana (B) vs SMAN 2 Sukadana. (ArKus)
Sabtu, 29 Oktober 2022
RAIH 2 KEMENANGAN BERUNTUN, LANGKAH SEMAKIN ELEGAN
Berjuang di bawah terik matahari ternyata tidak melunturkan semangat dan bedak bu Erik, Heni, Eka dan Susi dalam berjuang mempersembahkan yang terbaik bagi SMANTANA. Di dukung dengan kepaduan punggawa putra yakni Pak Mardi, Ardi K, Dian dan Oji memberikan hasil yang terbaik yang bisa dipersembahkan buat para fans.
Sabtu (29 Oktober 2022) T-VOSA (Tim VOli SmantanA) meraih kemenangan keduanya setelah berhasil menaklukan tim voli dari SDN 16 Tambak Rawang. Lawan kali ini bukan kaleng-kaleng guys!! Berlangsung di Lapangan Voli SMPN 1 Sukadana pada pukul 14.00 WIB, laga berlangsung begitu panas. Kedua tim saling beradu skill, namun berkat kesolidan dan susah payah tim akhirnya T-VOSA merebut set pertama dengan skor 25 - 21. Keseruan pertandingan berlanjut di set kedua dengan diakhiri skor yang sama yakni 25 untuk T-VOSA dan 21 untuk lawan. Pak Ardi K, juga menuturkan bahwa tim sangat bersyukur dengan Smash yang berhasil dilakukan bu Eka.
![]() |
| Lihat sobat, betapa panasnya cuaca saat itu. Terbaiklah T-VOSA! |
Ya ampun sobat!!😱. emang rugi kalau tidak ikut nonton. Dari skor saja sudah terlihat saling kejar. "Bu Eka yang buat menang nih" tutur Bu Hesti yang menyaksikan pertandingan secara live untuk menghibur seluruh punggawa T-VOSA setelah berpanas ria ditengah lapangan dan dibawah tekanan lawan. Salah satu punggawa juga memberikan komentar terkait kemenangan saat pertandingan pertama yang lalu, dimana T-VOSA terpaksa diseret ke set ketiga karena kedua tim bisa memenangi masing-masing 1 set. Pertandingan pertama saat itu mempertemukan tim kesayangan kita dengan tim dari SDN 5 Sukamaju pada Kamis (27 Oktober 2022) lalu. Lawan yang cukup tangguh.
![]() |
| Selebrasi kemenangan pertama |
Bersamaan dengan kabar gembira ini, kami izin menyampaikan sedikit informasi bahwa dalam perjalanan pulang dari Lapangan, bu Erik terjatuh saat mengendarai sepeda motor di area jalan penuh lubang (Pasar Gemuruh, Sukadana). Telah dikonfirmasi bahwa beliau mengalami lebam pada kaki dan beberapa kerusakan pada motor. Kita doakan sama-sama yuk, semoga kepala sekolah kita yang selalu bersemangat ini, segera diberikan kesembuhan, sehingga bisa lanjut bermain pada game berikutnya. (CM87)
Senin, 24 Oktober 2022
SIAP BANTARA!
Semanjak diguyur hujan sejak malam harinya. Perasaan khawatir menyelimuti para peserta. Harap-harap cemas akankah bisa melaksanakan PERSARI pertama setelah 3 tahun duduk di bangku SMA. Persiapan yang matang telah dilakukan sejak beberapa hari sebelumnya. Keesokan harinya, tibalah saat pelaksanaan yang dinanti, kondisi cuaca tergolong mendung, namun ternyata tidak melunturkan antusias peserta sama sekali. Melihat kondisi lapangan yang tergenang air hujan, peserta malah semakin bersemangat.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan untuk pelaksanaan pelantikan PENEGAK BANTARA pertama yang ada di pangkalan SMANTANA. Terdapat 13 orang calon BANTARA yang mengikuti kegiatan ini dengan sukarela tanpa paksaan. Kak Chandra menjelaskan bahwa proses terpilihnya 13 orang ini dimulai dari pendaftaran dan izin orang tua. Tidak ada pilih kasih atau tindakan yang tidak jujur lainnya.
Jum'at 21/Okt/2022, sekitar pukul 07.00 pagi, peserta mulai berkumpul di halaman tengah SMANTANA. Kegiatan diawali dengan berdoa bersama. Setelah berdoa, kakak pembina mulai melakukan cek kelengkapan peserta. Pada saat itu, peserta terlihat belum siap dan tidak fokus, sehingga diberikan aktivitas pemanasan.
Keseruan mulai terasa ketika para peserta harus menyelesaikan misi pertama di pos pertama. Kak Dithian bertugas pada pos ini. Peserta harus menjaga kekompakan, kerjasama, fokus, keseimbangan, ketenagan dan tentunya tidak takut basah. Peserta yang dibagi menjadi 3 kelompok harus memindahkan air dari orang pertama di depan, kemudian berlanjut ke orang kedua hingga orang paling belakang dengan misi air tersebut tidak boleh tertumpah.
Halang rintang terakhir pada pagi itu adalah ide dari Kak Alfarizi selaku penjaga pos. Tantangannya adalah melewati genangan air dengan berjalan diatas bambu. Keseimbangan dan kerjasama merupakan hal paling penting yang diperlukan dalam menyelesaikan misi ini. Setelah beberapa kali gagal, peserta mampu mengamati dan berinisiatif mencari solusi. Panitia selalu memberikan opsi keringanan kepada para peserta, barangkali ada peserta yang tidak menyanggupi untuk melewati tantangan yang diberikan. Tapi ternyata semua tantangan berhasil disikat oleh para peserta.
Sekitar pukul 16.00 WIB, saatnya momen keakraban antara peserta dan panitia. Sesi ini dibuat lebih santai untuk melepas lelah seharian sambil menikmati bubur kacang hijau yang di sajikan oleh kak Heni. Demikianlah cerita kami dari calon Bantara SMANTANA. Kami memohon doa sahabat semua,agar proses pelantikan nanti berjalan sesuai yang diharapkan. Pesan kami kepada adik adik kelas, Jangan Takut dan Jangan malas PRAMUKA. Banyak hal yang seru dan bermanfaat yang bisa kita dapatkan di Kepramukaan. Salam Pramuka ! (CM87)
Kamis, 20 Oktober 2022
NASEHAT BU ERMA
- Memudahkan untuk berkomunikasi misalnya digunakan dalam grup informasi dari wali kelas ada dalam grup,
- Sebagai media huliburan seperti mendengarkan musik,
- Meningkatkan pengetahuan,
- Meningkatkan kenyamanan dalam belajar,
- Tersedianya teknologi yang canggih
- Mempertahankan kemampuan untuk mengginggat,karena dengan adanya aplikasi,
- Kemampuan untuk mengatur waktu contoh :alarm untuk menggingatkan waktu.
Rabu, 19 Oktober 2022
STOP BULLYING !!
A. Pengertian Bullying
Bullying adalah salah satu bentuk dari perilaku agresi dengan kekuatan dominan pada perilaku yang dilakukan secara berulang-ulang dengan tujuan mengganggu anak lain atau korban yang lebih lemah darinya. Victorian Departement of Education and Early Chilhood Development mendefinisikan bullying terjadi jika seseorang atau sekelompok orang mengganggu atau mengancam keselamatan dan kesehatan seseorang baik secara fisik maupun psikologis, mengancam properti, reputasi atau penerimaan sosial seseorang serta dilakukan secara berulang dan terus menerus. Terdapat beberapa jenis-jenis bullying. Bullying dapat berbentuk tindakan fisik dan verbal yang dilakukan secara langsung maupun tidak langsung.
Barbara Coloroso membagi jenis-jenis bullying kedalam empat jenis, yaitu sebagai berikut:
1. Bullying secara verbal; perilaku ini dapat berupa julukan nama, celaan, fitnah, kritikan kejam, penghinaan, pernyataan-pernyataan yang bernuansa ajakan seksual atau pelecehan seksual, terror, surat-surat yang mengintimidasi, tuduhan-tuduhan yang tidak benar, kasak kusuk yang keji dan keliru, gosip dan sebagainya. Dari keempat jenis bullying, bullying dalam bentuk verbal adalah salah satu jenis yang paling mudah dilakukan dan bullying bentuk verbal akan menjadi awal dari perilaku bullying yang lainnya serta dapat menjadi langkah pertama menuju pada kekerasan yang lebih lanjut.
2. Bullying secara fisik; yang termasuk dalam jenis ini ialah memukuli, menendang, menampar, mencekik, menggigit, mencakar, meludahi, dan merusak serta menghancurkan barang-barang milik anak yang tertindas. Kendati bullying jenis ini adalah yang paling tampak dan mudah untuk diidentifikasi, namun kejadian bullying secara fisik tidak sebanyak bullying dalam bentuk lain. Remaja yang secara teratur melakukan bullying dalam bentuk fisik kerap merupakan remaja yang paling bermasalah dan cenderung akan beralih pada tindakan-tindakan kriminal yang lebih lanjut.
3. Bullying secara relasional atau sosial; adalah pelemahan harga diri korban secara sistematis melalui pengabaian, pengucilan atau penghindaran. Perilaku ini dapat mencakup sikap-sikap yang tersembunyi seperti pandangan yang agresif, lirikan mata, helaan nafas, cibiran, tawa mengejek dan bahasa tubuh yang mengejek. Bullying dalam bentuk ini cenderung perilaku bullying yang paling sulit dideteksi dari luar.
4. Bullying elektronik/cyber; merupakan bentuk perilaku bullying yang dilakukan pelakunya melalui sarana elektronik seperti komputer, handphone, internet, website, chatting room, e-mail, SMS dan sebagainya. Biasanya ditujukan untuk meneror korban dengan menggunakan tulisan, animasi, gambar dan rekaman video atau film yang sifatnya mengintimidasi, menyakiti atau menyudutkan.
B. Sebab-sebab dan Dampak Negatif Bullying
Berikut sebab-sebab munculnya perilaku bullying:
1. Bullying terjadi karena tradisi turun temurun dari senior.
2. Keinginan untuk balas dendam karena dulu pernah mendapatkan perlakuan yang sama.
3. Perasaan ingin menunjukkan kekuasaan dan kekuatan (superior).
4. Kecewa karena orang lain tidak berperilaku sesuai dengan diharapkan.
5. Dorongan untuk mendapatkan kepuasan.
6. Dianggap menghina atau mengganggu kelompok tertentu (gank).
Berikut dampak negatif bullying bagi orang yang menjadi korban:
1. Terganggu fisiknya seperti cedera, terluka, sakit, dan sebagainya.
2. Tertekan psikisnya (kejiwaannya) seperti takut, cemas, rasa tidak nyaman, resah, tertekan dan gejala tekanan psikis lain.
3. Pergaulan sosial terganggu, seperti minder, menyendiri, grogi, pendiam dan tertutup.
4. Terganggu prestasi belajarnya seperti nilai jelek, tidak konsentrasi belajar, lupa mengerjakan tugas, sampai menurunnya rangking atau tidak naik kelas.
Efek dari bullying di Sekolah
Penindasan memiliki efek jangka panjang pada korban dan si penindas itu sendiri. Untuk korban, perlakuan itu merampas rasa percaya diri mereka. Untuk pelaku bullying, efeknya adalah menjadi kebiasaan dan kenikmatan untuk meningkatkan ego mereka. Ketakutan dan trauma emosional yang diderita si korban dapat memicu kecenderungan untuk putus sekolah. Beberapa anak-anak yang terbiasa melakukan bullying di sekolah akhirnya dapat menjadi orang dewasa yang kejam atau penjahat.
Apa yang Perlu Diperhatikan...
Korban tidak akan mengeluh karena takut menerima reaksi dari si pengganggu. Namun, mereka biasanya menunjukkan beberapa gejala seperti di bawah ini:
1. Kesulitan tidur.
2. Kesulitan menaruh perhatian di kelas atau kegiatan apapun.
3. Sering membuat alasan untuk bolos sekolah.
4. Tiba-tiba menjauhkan diri dari aktivitas yang disukai sebelumnya seperti naik bus sekolah atau mengunjungi tempat bermain.
5. Tampak gelisah, lesu dan putus asa terus-menerus.
C. Bagaimana Mencegah dan Melawan Bullying
Untuk mencegah agar kita tidak menjadi korban tindakan bullying antara lain yang dapat kita lakukan adalah:
1. Hindari membawa atau memakai barang-barang mahal atau uang yang berlebihan.
2. Jangan sendirian terutama di tempat sepi.
3. Hindari cari gara-gara dengan pelaku bullying.
4. Jangan berada di dekat dengan orang yang suka melakukan tindakan bullying atau berada di sekitar mereka.
5. Kenali dan perhatikan pelaku bullying.
6. Jangan ikut-kutan melakukan tindakan bullying dalam bentuk apapun.
Sedangkan untuk melawan pelaku bullying kita dapat mengambil sikap sebagai berikut:
1. Jadilah orang yang percaya diri dan tunjukkan ketahanan diri bahwa kita tidak mau mengganggu dan diganggu.
2. Bersikap tenang saat ada yang mengganggu.
3. Jangan biarkan emosi terpancing.
4. Jika melihat ada teman yang menjadi korban, maka tolonglah korban dan laporkan.
5. Lakukan perlawanan diikuti dengan berteriak, lari atau tindakan apapun sambil mencari pertolongan.
6. Catatlah tempat, orang-orang yang terlibat dan jenis gangguan yang mereka lakukan, laporkan pada orang tua, guru atau pihak berwajib.
Terkait dengan bullying diatur dalam Pasal 76C UU No.35 Tahun 2014 yang berbunyi: “Setiap Orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak.”
(3) Dalam hal Anak sebagaimana dimaksud pada ayat (2) mati, maka pelaku dipidana dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp3 miliar.
(4) Pidana ditambah sepertiga dari ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), ayat (2), dan ayat apabila yang melakukan penganiayaan tersebut orang tuanya.
Selasa, 18 Oktober 2022
PEMBIASAAN BU HESTI
"Sabar" adalah sebuah kata yang biasa kita dengar, tulis dan ucapkan dalam kehidupan kita sehari hari. Banyak yang mengatakan bahwa sabar itu mudah untuk diucapkan namun sulit untuk dilakukan. Nah, Sobat SMANTANA! pernahkah kalian berada dalam keadaan yang sulit? Apa yang sobat lakukan saat itu? Tentunya berusaha, bersabar dan berdoa kan? Kali ini bu Hesti akan mengingatkan kita tentang manfaat dari bersabar. Narasumber kita kali ini merupakan wanita kelahiran Kabupaten Sintang. Beliau mengenyam pendidikan S1 Pendidikan Bimbingan dan Konseling di Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) Pontianak. Pernah belajar di SMAN 3 Ketapang, bersama bapak Mardiansyah dan Ibu Dahlia. Beliau sangat hobi menyanyi hinga kini. Beliau adalah ibu Hesti Pertiwi, S.Pd.
Berikut ini penulis mencoba untuk berbagi tentang apa yang bu Hesti sampaikan saat pembiasaan lalu. Beliau memulai dengan sebuah pertanyaan yang ditujukan kepada seluruh siswa. Mengapa harus bersabar? Kurang sabar membuat kita banyak dan suka mengeluh.
Secara pengertian, sabar mungkin bisa kita artikan sebagai suatu cara dalam mengendalikan emosi. Tahukah kalian bahwa ekspresi dan kegembiraan juga harus kita kendalikan. Jika kita tidak mampu bersabar, berarti kita tidka mampu mengendalikan emosi kita. Banyak hal negatif yang bisa terjadi, kala kita tidak mampu mengendalikan emosi kita. Marah, mengamuk, memukul bahkan melakukan tindakan bunuh diri merupakan hal negatif yang sangat mungkin terjadi jika kita tidak mampu bersabar.
Ibu Hesti mengingatkan bahawa sabar sangat penting dan banyak manfaatnya. Berikut diantara manfaatnya ya sobat.
- Membuat kita menjadi lebih banyak bersyukur
- Menjadi mengerti tentang kehidupan
- Menjadi pribadi yang optimis
- Terhindar dari sifat mengeluh
- Pergaulan akan lebih mudah
Pada akhir sesi, beliau berpesan kepada kita semua "Jadi jangan lupa bersabar!!"
Tentang penulis
Nama : Ani Ulan Sari
TTL : Sukadana,24 Desember 2007
Hobi : Menonton,membaca novel
Kalimat Motivasi : tiada kata menyerah sebelum mencapai tujuan



















































